Mahasiswa PGSD UNITRI Gelar Bimbingan Belajar untuk Siswa SD dalam Program PMT
Kegiatan PMT (Pengabdian Masyarakat Tematik) Perguruan Sekolah Dasar (PGSD) hari terakhir, bagi mahasiswa PMT dan para siswa di SD Negeri 2 Purworejo, pada kamis, 13/01/25.
Papyrus-Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang , menggelar kegiatan bimbingan belajar bagi anak-anak Sekolah Dasar Negeri 2 Purworejo yang memiliki kemampuan di bawah rata-rata. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian Masyarakat Tematik (PMT), yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi siswa yang membutuhkan perhatian lebih dalam proses belajar, yang berlangsung di SDN 2 Purworejo, pada kamis, 13/01/25.
Kegiatan bimbingan belajar ini berlangsung selama 1 minggu.Mahasiswa PGSD UNITRI berperan sebagai pendamping yang memberikan metode pembelajaran inovatif dan menyenangkan. Fokus utama bimbingan adalah meningkatkan pemahaman siswa dalam mata pelajaran utama seperti Matematika, Bahasa Indonesia, IPA, IPS, dan Bahasa Inggris.
Agustinus Naldi selaku ketua pelaksana menyampaikan bahwa,program ini bertujuan untuk membantu anak-anak yang mengalami kesulitan belajar agar dapat mengejar ketertinggalan akademik serta memberikan motivasi kepada anak-anak untuk lebih semangat dalam belajar.
“Kami melihat ada banyak siswa yang mengalami kendala dalam memahami pelajaran di sekolah. Melalui bimbingan belajar ini, kami berharap dapat membantu mereka meningkatkan kepercayaan diri dan prestasi akademik, serta memberikan motivasi kepada mereka melalui pendekatan yang interaktif sehingga mereka bisa menyerap ilmu yang didapat," jelasnya.
Dosen pembimbing kegiatan PMT, Moh Farid Nurul Anwar S.Pd., M.Pd mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam menyelenggarakan bimbingan belajar ini.
"kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi anak-anak SD, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu yang mereka pelajari di bangku kuliah. Program ini merupakan wujud nyata dari implementasi teori pendidikan yang mahasiswa pelajari. Mereka belajar memahami kebutuhan siswa secara langsung dan mengembangkan strategi pembelajaran yang efektif,"jelasnya.
Di akhir wawancara Moh Farid juga menyampaikan harapan dan tanggapannya bahwa, dengan adanya kegiatan bimbingan belajar ini diharapkan anak-anak yang memiliki kesulitan belajar dapat terbantu dalam meningkatkan kemampuan akademik mereka.
"Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi mahasiswa lainnya untuk turut berkontribusi dalam dunia pendidikan dan meningkatkan kualitas pembelajaran bagi generasi muda," tutup Fahrid (Umbu Raider)
Tidak ada komentar