Rindu Yang Tak Selesai

 

Rio Sandrio, Anggota LPM Papyrus

Rindu ini seperti senja di ufuk,  

Indah, tapi perlahan tenggelam.  

Dia datang tanpa permisi,  

Menjelma bisikan di kesunyian malam.  


Jarak membentang, waktu berlalu,  

Namun hatiku tetap menuju satu.  

Namamu, wajahmu, tawamu,  

Semua terukir dalam ingatan yang tak layu.  


Aku merindukan tatapan itu,  

Yang menenangkan seperti alunan lagu.  

Aku merindukan genggaman tanganmu,  

Yang membuat dunia terasa utuh.  


Andai rindu bisa kusentuh,  

Kan kupeluk dia erat dalam angan.  

Namun biarlah dia menjadi doa,  

Yang terbang hingga ke pelukanmu, sayang.  


Penulis : Rio Sandrio

   

Malang, 9 Maret 2025

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.