Untukmu, Yang Kudamba

 

Rio Sandrio, Anggota LPM Papyrus

Papyrus -Di bawah langit yang menari dalam semburat jingga,

namamu adalah nyanyian tak pernah sirna.

Setiap hembusan angin, membawa bisik lembut,

tentang cintaku yang tumbuh tak akan surut.  


Tatapanmu, adalah rahasia yang kupeluk erat.

Hangatnya yang menyelimuti,  membuatku terpikat.

Kau adalah cahaya dalam malam yang kelam.

Harapan di setiap langkah yang kujejaki diam.  


Bagaimana mungkin hati ini tak luruh?

Saat senyummu adalah bunga, yang selalu mekar teduh.

Suaramu seperti alunan melodi lembut,

Menenangkan jiwa, yang terkadang terasa keruh.


Aku ingin menjadi pagi di setiap harimu,

Menyapu resah, dan mengganti dengan rindu.

Dalam pelukan waktu yang tak pernah jemu,

Kita ukir kisah yang hanya milik kita berdua.


Dengarlah, sayang...

Dalam diamku yang penuh rasa.

Ada janji yang terukir dengan tinta semesta

Aku mencintaimu, lebih dari kata mampu bicara.

Dan selamanya...

"Hanya kau yang ada di jiwa"


Penulis : Rio Sandrio



 Malang, 11 Maret 2025

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.